Desa Pendua Menjadi Contoh Desa Ketahanan Pangan

admin 20 Februari 2020 21:09:45 WIB

Pendua-SID. Bertempat di Aula Kantor Desa Pendua, Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, melaunching Desa Pendua menuju Desa Ketahanan Pangan di Kabupaten Lombok Utara, Rabu (19/02/2020). Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten II Setda KLU, Camat Kayangan, Kabid Ketersediaan Pangan DKPP Lombok Utara, pihak DP2KBPMD, Direktur YLKMP, pihak KRKP Bogor, Pengurus Kelompok Tani Ternak sedesa Pendua serta tokoh masyarakat.

Mengawali sambutannya, Kepala Desa Pendua, Agus Salim, menceritakan kisah nabi Yusuf AS, yang menurutnya sebagai pelopor dan konseptor dalam membuat strategi ketahanan pangan.
"Bermula dari mimpi sang raja, dalam mimpinya sang raja melihat 7 ekor sapi betina yang gemuk dimakan oleh sapi betina yang kurus, tujuh tangkai gandum yang hijau dan tujuh tangkai yang lainnya kering. Lalu tidak ada seorangpun penasihat yang mampu menafsirkan mimpi tersebut. Hingga salah seorang pelayan mengusulkan agar menemui orang yang pandai menafsirkan mimpi, yaitu Yusuf" cerita Agus.

"Kemudian Yusuf menjelaskan makna mimpi sang raja, bahwa akan datang masa subur selama tujuh tahun, setelah itu akan datang musim paceklik selama tujuh tahun. Selanjutnya Yusuf memberikan masukan kepada sang raja agar bercocok tanam selama tujuh tahun sebagaimana biasa, kemudian membiarkan apa yang telah dipanen pada tangkainya dan sisanya sedikit untuk dimakan" lanjut agus dalam ceritanya.

"Dari kisah nabi Yusuf tersebut, ada tiga pelajaran yang bisa kita ambil tentang konsep ketahanan pangan, yang pertama, peningkatan produksi, kedua menyimpan cadangan pangan, dan yang ketiga hemat dalam mengkonsumsi makanan" terang Agus menyimpulkan.

"Kalau kita mengaitkan kisah tersebut dengan kondisi kita sekarang, mengingat daerah kita rawan terjadi bencana seperti gempa bumi 5 Agustus 2018 yang lalu, kemarau yang berkepanjangan, musim yang tidak menentu sehingga mengakibatkan terjadi gagal panen dan sebagainya, yang sewaktu-waktu dapat mengakibatkan krisis pangan, maka perlu sebuah konsep untuk menjadi Desa tahan pangan" terang Agus.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Agus Salim berharap bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah serta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Desa Pendua.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, sangat mengapresiasi dan mendukung langkah kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Desa Pendua.

"Alhamdulillah, kita sudah menemukan salah satu desa yang siap dan layak untuk kita jadikan sebagai Desa Ketahanan Pangan di Lombok Utara. Kalau kita melihat potensi Desa Pendua yang sangat luar biasa terutama sumber daya alamnya, dan kalau desa mau konsen pada ciri khas yang dimilikinya, maka insya Allah akan maju. Dan, Kepala Desa Pendua ini mempunyai ide yang banyak dan kreatif. Saya pikir tidak salah kalau beliau mengarahkan Desa Pendua ini menjadi contoh Desa Ketahanan Pangan di Lombok Utara" terangnya.

"Dengan kita melaunching ini, akan menjadi dasar bahwa APBD akan mengintervensi kebijakan kegiatan ini" ungkapnya.

 

Komentar atas Desa Pendua Menjadi Contoh Desa Ketahanan Pangan

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

teks berjalan

Welcome
Welcome
Welcome

Background Fullscreen dengan CSS

Lokasi Desa Pendua

Lokasi Pendua

tampilkan dalam peta lebih besar